Menlu AS: Iran Akan Terima Konsekuensi Jika Tak Patuhi Sanksi PBB

Menlu AS: Iran Akan Terima Konsekuensi Jika Tak Patuhi Sanksi PBB

for-salecheapest-pricelasix.org – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo menjelaskan jika sangsi PBB pada Iran “berlaku kembali lagi”. Sangsi yang disebut adalah masalah embargo senjata. Ia menjelaskan AS akan “menetapkan resiko” bila negara anggota tubuh internasional itu tidak mengaplikasikannya.

Dikutip AFP serta CNN, Minggu (20/9/2020) AS yang terisolasi dalam permasalahan ini, dengan kemampuan besar yang lain, khususnya sekutu Eropa-nya. Tetapi, AS janji akan tegas pada Iran.

“Bila Negara Anggota PBB tidak berhasil penuhi keharusan mereka untuk mengaplikasikan sangsi ini, Amerika Serikat siap memakai kewenangan lokal kami untuk menetapkan resiko atas ketidakberhasilan itu serta pastikan jika Iran tidak memetik faedah dari kesibukan yang dilarang oleh PBB,” kata Pompeo.

Awalnya, dalam satu surat pada Dewan Keamanan PBB serta pada Sekretaris Jenderal PBB, Iran menekan Dewan untuk memblok semua usaha AS untuk menetapkan kembali lagi sangsi internasional, yaitu sangsi embargo senjata.

Baca juga : Cetak Rekor Baru, Prancis Laporkan 10 Ribu Kasus Sehari

“Mengingat jika arah yang dipastikan Amerika Serikat untuk seutuhnya merusak Gagasan Mendalam Bersama-sama,” kata Pemerintah Iran dalam pengakuannya.

Republik Islam Iran yakin jika anggota Dewan Keamanan akan, satu kali lagi, menampik usaha terus-terusan Amerika Serikat untuk salah gunakan proses Dewan Keamanan, hingga menghancurkan kewenangan serta integritas Dewan serta Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Duta Besar Majid Takht Ravanchi menyikapi kabar berita di Twitter, menjelaskan jika “negara anggota DK PBB terus menjaga AS. “AS MASIH menyalahi JCPOA serta Res 2231 – berenang menantang arus internasional cuma akan membuat bertambah terisolasi,” ciutannya.

Beberapa pakar menjelaskan pada CNN jika usaha sepihak ini – yang dilaksanakan kurang dari dua bulan sebelum pilpres – nampaknya tidak berefek pada pemasaran senjata AS sendiri. Sebagian orang menjelaskan cara itu makin mengasingkan AS dari sekutu E3-nya – Jerman, Prancis, serta Inggris – serta berperan untuk bertambah jauh lemahkan kesepakatan nuklir Iran 2015.

Leave a Reply