Mantan Menkeu Malaysia Ditangkap Atas Dakwaan Korupsi

Mantan Menkeu Malaysia Ditangkap Atas Dakwaan Korupsi

for-salecheapest-pricelasix.org – Bekas Menteri Keuangan (Menkeu) Malaysia, Lim Guan Eng, diamankan atas tuduhan korupsi berkaitan keinginan suap dalam project infrastruktur sejumlah 6,3 miliar Ringgit (Rp 22 triliun). Lim akui tidak bersalah atas tuduhan itu.

Seperti dikutip Reuters serta Kanal News Asia, Jumat (7/8/2020), Lim yang pimpinan senior oposisi Malaysia ini diamankan pada Kamis (6/8) malam waktu ditempat. Dalam masalah korupsi ini, Lim dituduh minta sisi 10 % dari keuntungan project terowongan bawah laut Penang.

Masalah ini berlangsung waktu Lim masih memegang Kepala Menteri Penang. Diketahui jika kedudukan itu digenggam Lim semenjak tahun 2008, sampai ia dipilih jadi Menteri Keuangan tahun 2018 lalu di bawah pemerintahan konsolidasi Pakatan Keinginan yang diperintah Mahathir Mohamad untuk Pertama Menteri (PM).

Lim dituduh minta suap dari Zarul Ahmad Mohd Zulkifli, yang perusahaannya dipilih oleh pemerintah negara sisi Penang untuk melakukan project pembangunan jalan serta terowongan. Ia didakwa lakukan tindak korupsi itu di dekat satu hotel di Kuala Lumpur pada Maret 2011.

Penangkapan Lim dilaksanakan sesudah penyidikan berjalan semasa beberapa bulan pada sangkaan korupsi berkaitan project terowongan bawah laut, yang masih tetap sisi dari project Reklamasi Selatan Penang. Dalam project itu, terowongan bawah laut selama 7,2 km. akan dibuat untuk menyambungkan George Town dengan Butterworth.

Selesai diamankan, Lim didatangkan dalam sidang pembacaan tuduhan di Pengadilan Spesial Korupsi pada Jumat (7/8) pagi waktu ditempat. Menurut kantor kabar Namanya, Lim akui tidak bersalah atas tuduhan yang dijaringkan.

Baca juga : Sebelum Ledakan di Lebanon, Peringatan Soal Amonium Nitrat Tak Digubris

Bila nanti dapat dibuktikan bersalah, Lim terancam hukuman maximum 20 tahun penjara serta hukuman denda besar. Beberapa petinggi antikorupsi Malaysia mengatakan Lim akan hadapi dua tuduhan yang lain, minggu kedepan.

Disamping itu, beberapa pimpinan oposisi Malaysia menyebutkan tuduhan pada Lim ini dilandasi motif politik. “Tidak ada sedikitpun bukti yang memperlihatkan pelangaran. Persekusi politik oleh Perikatan Nasional sudah diawali,” ucap anggota parlemen dari oposisi Malaysia, Teresa Kok, mengacu pada konsolidasi pemerintahan PM Muhyiddin Yasin.

Diketahui jika Lim yang memegang Sekretaris Jenderal Partai Aksi Demokratik (DAP) ini pernah menyebabkan kritik dari golongan internal konsolidasi Pakatan Keinginan, termasuk juga Muhyiddin yang sekarang memegang PM Malaysia serta sekutunya. Masuknya Lim menyebabkan kecemasan jika ia akan membuat konsolidasi itu tidak lakukan cukup hal membuat perlindungan kebutuhan etnis sebagian besar Melayu di Malaysia.

Pemilihan Lim untuk Menkeu tahun 2018 cetak riwayat, dimana untuk kali pertamanya dalam 44 tahun, satu kementerian di Malaysia diperintah anggota etnis minoritas China.
(nvc/ita)

Leave a Reply