Pasien Corona Terus Berdatangan, RS New York Bersiap untuk yang Terburuk

Pasien Corona Terus Berdatangan, RS New York Bersiap untuk yang Terburuk

for-salecheapest-pricelasix.org – Rumah sakit-rumah sakit di negara sisi New York, Amerika Serikat mulai kerepotan hadapi beberapa pasien terkena virus corona yang terus banyak yang datang serta skema kesehatan yang hampir sampai kemampuan. Seorang dokter di New York, Shamit Patel menjelaskan jika rumah sakit sekarang siap-siap untuk yang terjelek dalam beberapa waktu ke depan. Ia juga mengharap dianya tidak akan sangat terpaksa pilih mana pasien coronavirus yang akan dirawat.

Untuk contoh, seputar 10 hari waktu lalu, cuma separuh dari pasien-pasien penyakit dalam di Rumah Sakit Beth Israel yang sudah berusia 46 tahun — salah satunya rumah sakit Mount Sinai di Manhattan — yang menanggung derita penyakit COVIFD-19. Tetapi minggu lantas, sekitar 85-90 % pasien yang masuk diketahui terkena virus corona.

” Kami telah berhenti temukan pasien reguler. Rumah sakit penuh dengan pasien coronavirus, ” tutur Patel seperti diambil kantor kabar AFP, Rabu (1/4/2020).

” Kami belum over kemampuan, tetapi kami memprediksi jika rumah sakit akan over kemampuan, ” paparnya.

Baca juga : Cegah Kasus Impor Corona, Jokowi Pantau Kepulangan 3.000 TKI dari Malaysia

Gelombang pasien COVID-19 di Rumah Sakit Beth Israel searah dengan lonjakan cepat masalah virus corona di New York City, yang melompat dari 463 masalah dua minggu lantas jadi 36 ribu masalah pada Senin (30/3) waktu ditempat kemarin.

” Dengan tingkat yang saya melihat, puncaknya dapat pada akhir minggu ini sampai minggu kedepan, ” kata Patel.

Patel menjelaskan jika di bawah desakan yang berlebihan ini, dianya sudah siap-siap untuk yang terjelek. Baginya, yang terjelek bisa kondisi yang seperti yang berlangsung di daerah-daerah khusus di Italia, dimana skema kesehatan demikian kerepotan hingga tidak dapat menjaga semua pasien.

Berdasar data paling baru CNN, sekitar 811 kematian baru disampaikan dalam tempo 24 jam paling akhir. Keseluruhan jumlahnya korban wafat karena virus Corona di AS sekarang sampai 3. 815 orang. Jumlahnya ini tertera melewati jumlahnya korban wafat dalam tragedi 9/11 yang sampai lebih dari 2. 900 orang.

Selain itu, jumlahnya keseluruhan masalah virus Corona di AS sekarang sampai 184. 343 masalah. Jumlahnya itu menyebar di semua 50 negara sisi AS ditambah Washington DC serta beberapa daerah AS yang lain. Hampir separuh dari jumlahnya itu berada di negara sisi New York, yang sekarang jadi pusat penebaran virus Corona di daerah AS.

Ahli medis Gedung Putih awalnya meramalkan jika seputar 100 ribu sampai 200 ribu orang dapat wafat karena virus corona di AS, walau beberapa langkah tegas sudah diambil pemerintah federal atau negara sisi.

(ita/ita)

Leave a Reply