Cegah Corona Meluas, MA Legalkan Sidang Pidana dengan Telekonferensi

Cegah Corona Meluas, MA Legalkan Sidang Pidana dengan Telekonferensi

for-salecheapest-pricelasix.org – Mahkamah Agung (MA) melegalkan sidang pidana dengan telekonferensi. Hal tersebut dilaksanakan untuk menahan penebaran virus Corona (COVID-19) di warga. Sikap MA ini mengakhiri masalah otoritas sidang pidana dengan telekonferensi.

” Selama saat genting musibah pandemi penyakit karena virus Corona, persidangan masalah pidana bisa dilaksanakan dengan cara jarak jauh atau teleconference, ” kata jubir MA, hakim agung Andi Samsan Nganro, pada detikcom, Minggu (29/3/2020).

Ajakan itu dituangkan dalam surat Ditjen Tubuh Peradilan Umum (Badilum) pada semua Ketua Pengadilan Tinggi serta Pengadilan Negeri di semua Indonesia. Realisasinya dikoordinasikan dengan kejaksaan serta Ditjen Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM ditempat.

Baca juga : Menag: Kalau Sayang Orang Tua di Kampung, Jangan Mudik

” Ini untuk tindak lanjut Memorandum Nomor 72/DJU/PS. 003/3/2020 tanggal 26 Maret 2020, ” katanya.

Awalnya, kejaksaan tinggi (kejati) di sejumlah propinsi di Indonesia serempak mengadakan sidang masalah dengan cara online karena pandemi virus Corona. Hal itu dilaksanakan mengenang waktu penahanan yang tidak dapat diperpanjang.

” Sebab terdapatnya surat edaran Ketua Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2020, tanggal 23 Maret yang salah satunya pointnya tidak dapat perpanjang waktu penahanan membuat beberapa jaksa seperti buah simalakama, ” kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Sunarta.

Sunarta menyebutkan sidang online adalah pilihan yang pas untuk menyelesaikan masalah ditengah-tengah wabah Corona. Lebih, tuturnya, Menteri Hukum serta Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) dalam suratnya telah melarang pengiriman serta pengeluaran tahanan dari rutan.

Sunarta menyebutkan minggu ini telah tertera 14 kejati yang telah mengadakan sidang dengan cara online. Sidang itu dilaksanakan di sejumlah kejaksaan negeri (kejari) di daerah Aceh sampai Papua Barat.

” Empat belas kejati yang telah mengadakan sidang online ini hari, yakni Kejati Papua Barat, Riau, Jawa Timur, DKI Jakarta, Yogyakarta, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Aceh, Bengkulu, Bangka Belitung, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, serta Sulawesi Selatan, ” tuturnya.
(asp/zak)

Leave a Reply