Ma’ruf Harap UU Omnibus Law Permudah Perizinan Bangun Perumahan

Ma’ruf Harap UU Omnibus Law Permudah Perizinan Bangun Perumahan

for-salecheapest-pricelasix.org – Bahasan Perancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja di DPR RI akan selekasnya dikerjakan. Wakil Presiden (Wakil presiden), Ma’ruf Amin mengharap UU Omnibus Law nanti memudahkan pengurusan perizinan pembangunan perumahan.

“Pemerintah telah lakukan beberapa hal, diantaranya dengan perancangan UU omnibus law. Dengan UU ini diinginkan perizinan, terhitung di dalamnya izin membuat perumahan dapat jadi lebih baik, bertambah cepat, tambah murah serta lebih gampang,” kata Ma’ruf di pembukaan pameran Property Expo 2020, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (15/2/2020).

Ma’ruf menjelaskan perkembangan bidang ekonomi terkait dengan perkembangan bidang industri. Tetapi, ucap Ma’ruf, perkembangan bidang industri terpengaruh sebab beberapa permasalahan, diantaranya penebaran virus Corona serta kemelut di Timur Tengah.

Baca juga: Canda Prabowo soal Utang karena Pemilu dan Senyum Kecut Sandiaga Uno

“Perkembangan bidang ekonomi serta industri sama-sama memiliki keterikatan. Berkaitan hal tersebut, kita tahu bersama dengan, tahun ini kapasitas ekonomi nasional akan makin melawan. Hal tersebut sebab masih tingginya tingkat ketidakpastian global,” ucap Ma’ruf.

“Beberapa rumor seperti perang dagang Amerika-Tiongkok, eskalasi kemelut Timur Tengah, ramainya penebaran virus Corona, belum juga memperlihatkan perkembangan mengarah yang kita kehendaki,” paparnya.

Ma’ruf menjelaskan pemerintah selalu menggerakkan tiap lembaga perizinan untuk bikin skema perizinan dengan online. Nanti, skema perizinan online itu akan diintegrasikan dengan skema Online Single Submission (OSS).

“Disamping itu pemerintah terus menggerakkan beberapa instansi yang memberikan perizinan untuk meningkatkan proses digitalisasi perizinan dengan onmine. Digitalisasi perizinan dengan online itu dengan setahap nanti akan diintegrasikan dalam satu skema Online Single Submission, OSS,” tutur Ma’ruf.

Menurut dia, skema online ini bisa meminimalisasi pungli (pungutan liar) dalam skema perizinan bangun rumah.

“Ini diinginkan bisa meminimalisir kekuatan munculnya pungutan liar karena jumlahnya proses lihat muka yang berlangsung dalam perizinan,” tutur Ma’ruf.

Disamping itu, Ma’ruf menjelaskan beberapa pengembang perumahan butuh memperhatikan ide budaya kebersamaan, religiositas serta sama-sama mengamati dalam membuat satu rumah. Ini ditujukan supaya paham-paham seperti radikalisme bisa dihindari.

“Ide peningkatan rumah milenial dengan meningkatkan budaya kebersamaan sama-sama mengamati religiositas tetap perlu dipertahankan hingga kekuatan peningkatan paham-paham yang menyelimpang radikalisme bisa dihindari untuk ada,” tutur Ma’ruf.

Ia menitipkan pesan pada semua pengembang supaya memperhatikan skema aliran air bersih serta sanitasi dalam bangun rumah. Ia menjelaskan terdapatnya skema sanitasi yang baik bisa menahan munculnya kekuatan stunting.

“Pesan juga penting butuh kami berikan ialah kami meminta pada pengembang perumahan baik untuk MBR atau non-MBR harus lah memperhatikan kesediaan air bersih serta skema sanitasi yang baik dalam pembangunan rumah,” kata Ma’ruf.

“Ini sebab tersedianya air bersih serta skema sanitasi yang baik punya pengaruh pada risiko stunting yang perlu kita tekan bersama dengan angkanya untuk kebaikan generasi mendatang,” papar Ma’ruf.

Leave a Reply