Polisi Kantongi Bukti Baru Kasus Dugaan Dokter Perkosa Siswi SMA

07e9d7df-26b5-4044-bb96-bc107bbd935b_11

Polisi Kantongi Bukti Baru Kasus Dugaan Dokter Perkosa Siswi SMA

07e9d7df-26b5-4044-bb96-bc107bbd935b_11

for-salecheapest-pricelasix.org – Polisi Mojokerto mendapatkan bukti baru berkaitan sangkaan pemerkosaan gadis 15 tahun oleh dokter spesialis penyakit kandungan, dr AND (60). Bukti baru ini jadi pendukung buat proses penyelidikan polisi.

Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno menjelaskan, alat bukti baru yang didapat penyidik berbentuk hasil visum pada korban. Siswi SMA itu sudah jalani visum di RSUD Prof Dr Soekandar, Senin (18/11). Tetapi hasilnya baru didapat penyidik pada Sabtu (23/11).

“Hasil visum telah didapati, ini jadi alat bukti baru. Ini jadi simpatisan proses penyelidikan,” kata Setyo waktu di konfirmasi detikcom, Minggu (24/11/2019).

Tetapi Setyo malas mengatakan lebih detil hasil visum pada korban. Menurutnya, penyidik akan buka hasil visum itu pada proses persidangan kelak.

“Ini sisi dari usaha kami membuat perlindungan beberapa anak sebagai korban,” katanya.

Masalah sangkaan pemerkosaan gadis 15 tahun oleh dr AND sudah dinaikkan ke step penyelidikan. Tidak hanya hasil visum, lanjut Setyo, pada step ini faksinya mengecek beberapa saksi.

Tetapi, jadwal kontrol 4 saksi pada Sabtu (23/11) gagal karena mereka mangkir dari panggilan polisi. Ke empat saksi itu ialah AR (30), masyarakat Kecamatan Bangsal, Mojokerto, 2 orang yang tinggal di dalam rumah AR, dan satu orang perawat dalam tempat praktik dr AND.

Baca juga : Pimpinan MPR ke PA 212 soal ‘Ahok-kan’ Sukmawati: Tak Usah Mengancam

“Mereka kami panggil buat kami check jadi saksi tanggal 25 November (Senin),” terangnya.

Polres Mojokerto, Senin (18/11). Dalam laporannya, ibu korban menyebutkan anak gadisnya sudah diperkosa dr AND pada 26 Agustus 2019 seputar jam 11.00 WIB.

Korban disangka diperkosa dr AND dalam tempat praktiknya, Jalan Raya Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Mojokerto. Gadis 15 tahun itu hadir ke tempat diantar oleh AR (30). Korban diberitakan kerja di dalam rumah AR jadi pembantu rumah tangga.

Selesai diperkosa, korban akui dikasih uang Rp 1,5 juta oleh tersangka aktor. Menurut korban, waktu itu AR terima uang Rp 500 ribu dari dr AND.
(sun/bdh)

Leave a Reply