Pimpinan MPR ke PA 212 soal ‘Ahok-kan’ Sukmawati: Tak Usah Mengancam

0ab78972-3cb5-47e0-8609-45e4b3c62225_169

Pimpinan MPR ke PA 212 soal ‘Ahok-kan’ Sukmawati: Tak Usah Mengancam

0ab78972-3cb5-47e0-8609-45e4b3c62225_169

for-salecheapest-pricelasix.org – Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani menyikapi kecemasan Persaudaraan Alumni (PA) 212 masalah gelombang massa yang ingin meng-Ahok-kan Sukmawati Soekarnoputri. Arsul minta tidak ada faksi yang meneror.

“Saya anggap tidak perlu gunakan mengancam-ancamlah,” kata Arsul di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

PA 212 didapati minta Kepolisian mengolah hukum masalah Sukmawati yang memperbandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Presiden ke-1 RI Sukarno. PA 212 mencemaskan terdapatnya gelombang massa untuk tuntut masalah itu seperti yang pernah berlangsung pada bekas Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama (Ahok).

Berkaitan masalah itu, Arsul menyarankan seluruh pihak supaya memercayakan penanganannya pada pihak Kepolisian. Menurut Wakil Ketua MPR dari Fraksi PPP itu, publik dapat ambil sikap bila perlakuan masalah itu mandek.

Baca juga : Bakamla Tangkap Kapal Bermuatan BBM Ilegal 35 Ton di Banten

“Ya kita percayakanlah sama Kepolisian. Itu kelak, jika polisinya tidak jalan benar-benar, sesudah katakanlah satu tahun, dua tahun, baru selanjutnya kita pikirkan langkah lainnya,” tuturnya.

Dikabarkan awalnya, Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif mencemaskan jika masalah Sukmawati tidak diolah dengan hukum, selanjutnya akan berlangsung gelombang massa untuk tuntut masalah itu. Slamet memperjelas, jangan pernah ada tindakan tuntut Sukamawati diolah hukum seperti yang pernah berlangsung pada Ahok.

“Kami cemas jika ini dibiarkan malah jadi gelombang umat kembali. Jangan salahkan jika selanjutnya masalah selanjutnya masalah Sukmawati jadi masalah Ahok yang ke-2. Jadi jangan salahkan umat jika kita Ahok-kan Sukmawati, sebab proses hukum tidak berjalan,” tutur Slamet di DPP FPI, Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (21/11).

“Oleh karena itu sebelum itu berlangsung supaya negara dan bangsa masih aman kita benar-benar mengharap faksi kepolisian dengan pimpinan yang baru untuk profesional segara untuk mengolah Sukmawati,” paparnya.
(zak/knv)

Leave a Reply