150 Perwira Seskoal Diwisuda, Wakasal: Pertahanan Adalah Investasi

6627724d-0e67-48f2-86f3-b69fc5546f5f_169

150 Perwira Seskoal Diwisuda, Wakasal: Pertahanan Adalah Investasi

6627724d-0e67-48f2-86f3-b69fc5546f5f_169

for-salecheapest-pricelasix.org – Sekolah Staf serta Komando Angkatan Laut (Seskoal) angkatan ke 57 luluskan 150 perwira menengah. Ada 8 perwira menengah dari negara teman dekat, yakni Singapura, Jepang, India, Republik Korea, Malaysia, Pakistan, Australia, serta Thailand.

“Penetapan dikerjakan pada 150 perwira siswa yang terdiri 138 orang perwira menengah TNI Angkatan Laut, 2 orang perwira menengah TNI Angkatan Darat, 2 orang perwira menengah TNI Angkatan Udara, serta 8 orang perwira menengah negara teman dekat,” kata Pemimpin Sidang Dankodiklatal Laksamana Muda TNI Dedy Yulianto di Auditorium Hebat Soedarso Seskoal, Jalan Ciledug Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (14/11/19).

Dedy mengutamakan beberapa lulusan harus terus melatih pendekatan kecerdasan akal sehat, emosi, serta spiritual. pendekatan ini diinginkan dapat mempunyai kesetimbangan supaya lulusan tidak ke arah pada aksi yang negatif.

“Ke-3 penegakan kecerdasan itu selalu harus dilatih serta ditingkatkan dengan imbang sebab pendekatan pertimbangan jika tidak didasari dengan kecerdasan kepribadian serta spiritual akan ke arah pada aksi yang negatif,” sebut Dedy.

Sesaat, Dirjen Evaluasi serta Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan Ismunandar memperingatkan beberapa wisudawan mengenai perkembangan di masa revolusi 4.0. Perubahan ini ikut punya pengaruh dalam bagian militer.

“Sebutlah saja di bidang militer, perkembangan kecerdasan bikinan artificial intellegence, e-learning, serta roboting menggerakkan timbulnya kemampuan militer baru,” kata Ismunandar dalam sambutannya.

Baca juga : Kecelakaan di Senayan, Pengguna Skuter Listrik Meninggal

Karena itu, Ismunandar mengharap Seskoal membuahkan lulusan yang berkualitas serta efisien. Ini supaya Indonesia mempunyai penambahan kemandirian di bagian kelautan.

“Dapat wujudkan penambahan pendidikan tinggi yang lulusannya membuahkan kualitas serta efektifitas analisa dan tehnologi. Serta tehnologi yang bisa menjadi landasan penting buat tercapainya penambahan kemandirian RI khususnya di bagian kelautan, maritim, serta ketahanan negara,” papar Ismunandar.

Diakhir acara, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Muda TNI Mintoro Yulianto mencuplik perkataan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang menjelaskan ‘defense is not biaya but investment’.

“Ini bermakna membuat pertahanan negara tidak lah dilihat jadi beban buat ekonomi serta budget negara. Tetapi malah dengan pertahanan serta keamanan negara karena itu ini ialah investasi hari esok,” jelas Mintoro.

Leave a Reply