Teman Satu Sekolah Ditembak Polisi, Ratusan Siswa Hong Kong Gelar Protes

a8bee8fb-3f7b-4923-8e3c-bd2d94a6b214_43

Teman Satu Sekolah Ditembak Polisi, Ratusan Siswa Hong Kong Gelar Protes

a8bee8fb-3f7b-4923-8e3c-bd2d94a6b214_43

for-salecheapest-pricelasix.org – Beberapa ratus siswa sekolah menengah di Hong Kong lakukan tindakan protes di luar sekolah seseorang pelajar yang ditembak polisi di dada. Dalam laganya, beberapa siswa pilih duduk di jalanan sekalian membentangkan gambar yang melambangkan tindakan penembakan itu.

Pada Selasa (2/10) waktu ditempat, seseorang polisi Hong Kong melepas shooting dari jarak dekat ke dada satu diantara pengunjuk rasa. Shooting dilepaskan waktu pengunjuk rasa itu akan menyerang si polisi dengan tongkat logam. Pengunjuk rasa yang ditembak itu bernama Tsang Chi-kin yang berumur 18 tahun serta masih duduk di kursi sekolah menengah. Ketetapan polisi itu tembak Tsang dengan peluru sungguhan memetik kemarahan publik.

Seperti dikutip AFP serta Associated Press, Rabu (2/10/2019), tindakan protes diadakan di luar sekolah Tsang yang berada di distrik Tsuen Wan, Hong Kong, pada Rabu (2/10) pagi waktu ditempat. Beberapa pengunjuk rasa yang kenakan pakaian serba hitam ikut juga dan dalam tindakan yang diwarnai sit-in atau duduk bersama dengan dalam diam ini.

Baca juga : Demo DPR Berakhir Ricuh Semalam, 519 Orang Ditangkap Polisi

“Tidak ada pengacau, cuma ada tirani,” teriak beberapa siswa Hong Kong dalam laganya.

Beberapa siswa serta pengunjuk rasa solid menempatkan tangan mereka di dada sisi kiri — tempat cedera tembak yang terkena Tsang. Satu diantara poster yang dibawa tertulis hujatan untuk ‘polisi preman’.

“Saat kami berusaha, kami tetap jadi telur serta mereka (polisi) ialah tembok. Kami cuma di-bully oleh mereka,” sebut satu diantara siswa yang menyebutkan marganya jadi Wong.

Penembakan itu terekam dalam video yang secara cepat jadi viral di sosial media. Video itu tunjukkan peristiwa waktu seseorang polisi melepas shooting mengarah Tsang yang menggunakan masker serta dekati polisi itu dengan bawa satu tongkat logam. Tsang sempat menyerang sisi lengan polisi itu.

Video yang direkam oleh City University Student Union itu awalannya tunjukkan belasan pengunjuk rasa kenakan pakaian serba hitam sedang melempari polisi dengan beberapa objek serta mengepung seseorang polisi yang sendirian. Polisi itu dalam tempat menodongkan senjatanya. Sesudah shooting dilepaskan si polisi dari jarak dekat, Tsang roboh mengarah belakang serta darah mengalir dari bawah pundak sisi kiri.

Waktu seseorang pengunjuk rasa lain berusaha menyeret badan Tsang ke tempat aman, ia dilumpuhkan oleh polisi yang lain. Satu bom molotov datang ditengah-tengah kerumunan polisi serta menyebabkan kobaran api.

Tsang dibawa ke rumah sakit ditempat dalam keadaan gawat, tetapi otoritas ditempat mengatakan keadaannya sudah alami penambahan. “Menurut info paling baru dari Otoritas Rumah Sakit, keadaan terbaru dari pria itu ialah konstan,” demikian pengakuan otoritas Hong Kong.

Seseorang siswa yang lain bernama Marco, yang rekan sekelas Tsang, menyebutkan temannya itu geram waktu mengerti kebebasan mulai menghilang di Hong Kong serta tahu tanggapan polisi pada beberapa pengunjuk rasa antipemerintah.

“Bila ia lihat ada permasalahan atau ada hal yang tidak adil, ia akan melawannya dengan berani, bicara menantangnya, bukanlah cuma terdiam,” sebut Marco pada AFP.

Leave a Reply