Baru 6 Bulan Menjabat, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Mundur

216b5f28-3672-41c3-bebc-60129fb7241a_169

Baru 6 Bulan Menjabat, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Mundur

216b5f28-3672-41c3-bebc-60129fb7241a_169

for-salecheapest-pricelasix.org – Kembali lagi, petinggi pemerintah Amerika Serikat mundur dari jabatannya. Presiden AS Donald Trump menginformasikan jika Plt Menteri Keamanan Dalam Negeri Kevin McAleenan sudah mengundurkan diri.

“Kevin McAleenan sudah lakukan pekerjaan hebat jadi Plt Menteri Keamanan Dalam Negeri. Kami sudah bekerja bersama secara baik masalah tepian,” demikian cuitan Trump di Twitter.

“Sekarang Kevin, sesudah sekian tahun di pemerintahan, ingin habiskan lebih banyaknya waktu bersama dengan keluarganya serta pergi ke bidang swasta. Selamat Kevin, atas pekerjaan yang dikerjakan secara baik,” tambah Trump seperti dikutip kantor berita AFP, Sabtu (12/10/2019).

McAleenan baru memegang tempat itu sepanjang enam bulan, gantikan Kirstjen Nielsen yang sudah memegang sepanjang 1,5 tahun.

Trump menjelaskan bahawa dianya akan menginformasikan Plt Menteri Keamanan Dalam Negeri yang baru, minggu kedepan. Disebutkannya, terdapat beberapa calon hebat untuk tempat itu.

Sewaktu jabatan singkat McAleenan, pemerintahan Trump tingkatkan upaya-upaya untuk hentikan eksodus migran dari Guatemala, Honduras serta El Salvador dengan minta Meksiko untuk menghambat transit mereka serta mengharuskan mereka untuk ajukan suaka di negara pertama yang mereka masuki — yang bermakna dapat Guatemala atau Meksiko.

Pada Jumat (11/10) waktu ditempat, McAleenan mencuit perkataan terima kasih pada Trump serta menyorot prestasi departemennya.

“Dengan suport (Trump), sepanjang 6 bulan paling akhir, kami sudah membuat perkembangan mengagumkan dalam mitigasi keamanan tepian serta kritis kemanusiaan yang kita mengmelawan tahun ini, dengan kurangi penyeberangan (migran) yang melanggar hukum, berpartner dengan pemerintahan di lokasi itu untuk menantang penyelundupan manusia serta menangani pemicu migrasi, serta mengerahkan penambahan sumber daya keamanan tepian,” tulisnya di Twitter.

Baca juga :Dekat dengan Pria Lain, Pemandu Lagu di Kendari Ditusuk Pacarnya

Awalnya, McAleenan menjelaskan di media The Washington Post jika dianya merasakan tidak punyai kendali atas departemen yang dipimpinnya.

“Yang tidak saya kontrol ialah suara, pesan, muka publik, serta pendekatan departemen dalam tempo yang makin terpolarisasi,” tutur McAleenan pada media massa terpenting itu. “Itu tidak nyaman, jadi profil senior yang bertanggungjawab,” paparnya.

Minggu lalu, sebelum putuskan mundur, McAleenan sempat alami kejadian yang membuat gagal mengemukakan pidato dalam suatu pertemuan karena terus-terusan disoraki beberapa pengunjuk rasa. McAleenan yang direncanakan menyampaikan pidato, dihujat oleh beberapa pengunjuk rasa yang berteriak masalah perlindungan pada beberapa imigran.

Leave a Reply