AS-Turki Sepakat Genjatan Senjata di Timur Laut Suriah

bca5aa8a-f4c6-413d-b403-06516903f29f_169

AS-Turki Sepakat Genjatan Senjata di Timur Laut Suriah

bca5aa8a-f4c6-413d-b403-06516903f29f_169

for-salecheapest-pricelasix.org – Amerika Serikat (AS) serta Turki menyepakati genjatan sejata sepanjang 5 hari di daerah timur laut Suriah. Hal itu disebutkan oleh Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence sesudah berjumpa dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

“Ini hari Amerika Serikat serta Turki menyepakati genjatan senjata di Suriah,” tutur Pence waktu pertemuan wartawan di Istana Presiden di Ankara, Turki, dikutip dari Reuters, Jumat (18/10/2019).

Pence bertandang ke Turki untuk bernegosiasi supaya operasi militer lintas batas Turki yang disebutkan Operation Peace Spring di stop. Operasi itu diperuntukkan untuk bersihkan pejuang Kurdi yang terhimpun dalam Unit Perlindungan Rakyat (YPG) dari tepian sejauh 32 Km.

“Turki akan menghentikan sesaat operasi Peace Spring untuk sangat mungkin penarikan pasukan Unit Perlindungan Rakyat dari zone aman sepanjang 120 jam,” tutur Pence

Baca juga : 400 Personel Amankan Sidang Gus Nur yang Jalani Vonis Kasus Video Hina NU

“Semua operasi militer di bawah Operation Peace Spring akan diberhentikan sesaat, serta Operation Peace Spring akan mengentikan keseluruhnya penyelesaian penarikan (pasukan Unit Perlindungan Rakyat),” tutur Pence.

Awalnya, pasukan Turki mulai lancarkan serangan besar ke daerah yang dikendalikan Kurdi di timur laut Suriah, jadi sisi dari operasinya melawan pasukan Kurdi. Serangan militer yang dilancarkan pada Rabu (9/10) waktu ditempat ini menandai dimulainya operasi militer di tepian Turki-Suriah.

Tidak hanya serangan darat, militer Turki sudah lakukan beberapa serangan udara dengan intens. Operasi militer ini diawali cuma beberapa waktu sesudah Amerika Serikat menginformasikan penarikan pasukannya dari Suriah.

Leave a Reply