Pesan KPK ke Jokowi: Pembangunan Tak Tercapai Jika Masih Digerogoti Korupsi

0c3db114-0c0f-4b79-9129-6adca456cf78

Pesan KPK ke Jokowi: Pembangunan Tak Tercapai Jika Masih Digerogoti Korupsi

0c3db114-0c0f-4b79-9129-6adca456cf78

for-salecheapest-pricelasix.org – Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum juga mengemukakan dengan jelas mengenai sikapnya pada saran DPR yang ingin membuat revisi Undang-Undang Nomer 30 Tahun 2002 mengenai KPK. Jokowi juga disuruh betul-betul pikirkan hari esok KPK jika koreksi itu digolkan.

Sampai jam 13.00 WIB di hari ini, Selasa (10/9/2019), tertera telah 1.882 dosen dari 33 kampus di semua Indonesia yang mengatakan suport menampik koreksi UU KPK. Perwakilan beberapa akademisi itu, Rimawan Pradiptyo yang disebut dosen Fakultas Ekonomi UGM, mengatakan suport itu selalu makin bertambah.

Baca juga : Pemprov Jabar Genjot Budaya Literasi Lewat Kolecer dan Candil

“Usaha buat kami memberi input khususnya pada Bapak Presiden,” kata Rimawan waktu dihubungi.

Dalam info persnya, Rimawan mengemukakan jika koreksi UU KPK itu akan berefek pada kapasitas KPK dalam pembasmian korupsi. Hal tersebut dikatakannya akan berefek juga pada pembangunan.

“Banyak pekerjaan besar yang perlu dikerjakan di waktu kepemimpinan Bapak Presiden sekarang. Semua kemauan baik untuk kesejahteraan, pembangunan, serta perkembangan ekonomi itu hampir tidak terwujud bila bangsa ini masih digerogoti korupsi,” ucapnya.

Pesan itu ikut disetujui KPK lewat Kabiro Humasnya, Febri Diansyah. Ia mengharap Jokowi bisa lihat serta memperhitungkan input dari banyak faksi sebelum memastikan ketetapan berkaitan koreksi UU KPK itu.

“Pengakuan serta keinginan dari beberapa golongan warga, dari mulai beberapa puluh Guru Besar, beberapa ribu dosen di beberapa kampus, pemuka agama sampai warga sipil butuh jadi alasan. Penampikan publik atas koreksi UU KPK itu pasti bukan tanpa ada fakta. Dari yang kita baca bersama dengan, bila koreksi berlangsung yang memiliki kandungan beberapa poin seperti yang diulas belakangan ini, karena itu bukan mustahil KPK akan lumpuh dan mati,” kata Febri.

Leave a Reply