Dituduh Perkosa PRT Indonesia, Politikus Malaysia Mulai Disidang

77cc378b-2067-4e47-b960-4bc298e41b1e_169

Dituduh Perkosa PRT Indonesia, Politikus Malaysia Mulai Disidang

77cc378b-2067-4e47-b960-4bc298e41b1e_169

for-salecheapest-pricelasix.org – Politisi Malaysia, Paul Yong, mulai disidang atas tuduhan pemerkosaan pada seseorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia yang sudah pernah dipekerjakannya. Dalam persidangan, Paul Yong bersikukuh mengatakan dianya tidak bersalah.

Paul Yong yang disebut anggota dewan wilayah Tronoh di Perak, Malaysia, ini adalah anggota Dewan Eksekutif Perak (Exco) dari Partai Aksi Demokratik (DAP). DAP didapati terhimpun dalam konsolidasi pemerintahan Pakatan Keinginan, yang sekarang berkuasa serta di pimpin Pertama Menteri (PM) Mahathir Mohamad.

Seperti dikutip media lokal Malaysia, The Star serta Malay Mail, Jumat (23/8/2019), Paul Yong (49) dijaring tuduhan pemerkosaan yang ditata dalam masalah 376 ayat 1 Undang-undang Pidana Malaysia. Ia terancam hukuman maximum 20 tahun penjara serta hukuman cambuk bila dapat dibuktikan bersalah atas tuduhan itu.

Dalam sidang pertama yang diadakan pada Jumat (23/8) waktu ditempat, Paul Yong mengatakan dianya tidak bersalah atas tuduhan pemerkosaan.

“Saya mengerti (tuduhan itu) serta menyanggah tiap pelanggaran hukum,” tegas Paul Yong di depan hakim Norashima Khalid yang pimpin persidangan.

Baca juga : Prada Deri Pemutilasi Kekasih Dituntut Penjara Seumur Hidup

Jati diri PRT sebagai korban tidak diutarakan ke publik. Cuma disebutkan PRT itu datang dari Indonesia serta berumur 23 tahun. Laporan pada Paul Yong diserahkan PRT itu ke polisi pada 8 Juli kemarin.

Disebut dalam dokumen tuduhan jika tindak pemerkosaan berlangsung dalam suatu kamar yang berada di lantai atas di dalam rumah Paul Yong yang berada di lokasi Meru Desa Park, Perak, pada 7 Juli kemarin. Tindak pemerkosaan itu disebutkan berlangsung pada jam 20.15 waktu ditempat sampai jam 21.15 waktu ditempat.

Paul Yong yang ada dalam sidang dengan kenakan setelan jas warna abu-abu, menempatkan ekspresi muka suram waktu datang di pengadilan pada jam 09.00 waktu ditempat. Paul Yong diterima sekumpulan kecil pendukungnya yang meneriakkan namanya di luar gedung pengadilan.

Ia dibarengi oleh team pengacaranya rekanan anggota dewan wilayah Buntong, A Sivasubramaniam. Ada anggota parlemen untuk daerah Bukit Gelugor, Ramkarpal Singh serta anggota dewan wilayah Malim Nawar, Leong Cheok Keng, dalam team penasihat hukum Paul Yong.

Dalam sidang, Leong sudah sempat minta supaya persidangan dipending sebab laporan dari ketua dewan wilayah Perak, Ngeh Koo Ham, yang mengaku jika pria yang bawa PRT Indonesia itu melapor ke polisi nyatanya terima 100 ribu Ringgit serta diancam oleh pria bersenjata tidak untuk membuka masalah pembayaran itu.

Tidak disebutkan selanjutnya masalah faksi yang memberi uang itu. Ramkarpal menimpali jika klaim itu dapat dibuktikan benar, karena itu tuduhan pemerkosaan pada Paul Yong harus digugurkan. “Mungkin saja ada konspirasi yang diperkirakan untuk memfitnah Yong yang tidak dapat diacuhkan,” tegas Ramkarpal dalam argumennya.

Jaksa Azhar Mokhtar menampik pemintaan penangguhan sidang serta mengatakan jika laporan yang diserahkan Ngeh belum didapati oleh Jaksa Agung Malaysia. Jaksa minta supaya persidangan terus diteruskan. Hakim Norashima dalam pertimbangannya mengatakan sidang akan diteruskan pada 24 September akan datang. Hakim memutuskan uang agunan sebesar 15 ribu Ringgit untuk Paul Yong yang sudah sempat ditahan sebelum selanjutnya dibebaskan.

Leave a Reply