Pimpinan Taliban ke Indonesia Bahas Perdamaian dengan Afghanistan

cefc809a-234a-4c54-af5d-8be74f04a551_169

Pimpinan Taliban ke Indonesia Bahas Perdamaian dengan Afghanistan

cefc809a-234a-4c54-af5d-8be74f04a551_169

for-salecheapest-pricelasix.org – Delegasi Taliban pergi ke Jakarta untuk ikuti pertemuan ulama internasional. Taliban akan mengulas perdamaian dengan Afghanistan.

Delegasi yang beranggotakan 8 orang itu di pimpin wakil komandan Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar. Mereka terbang dari Qatar pada Jumat (26/7).

“Sepanjang perjalanan ini, perbincangan akan sekitar pada jalinan politik yang baik di antara ke-2 negara, perdamaian serta utamanya kerja sama hari esok dengan Afghanistan,” kata jubir Taliban Zabihulllah Mujahed seperti dikutip Anadolu Agency, Minggu (28/7/2019).

Jakarta diperkirakan jadi tuan-rumah pertemuan Ulama serta beberapa intelektual Muslim dari Afghanistan, Pakistan, serta Indonesia. Dirjen Kementerian Luar Negeri RI untuk untuk Asia, Pasifik, serta Afrika, Desra Yakin, sudah berkunjung ke Kabul, Afghanistan pada awal Juli 2019.

Dewan Keamanan Nasional Afghanistan menjelaskan kehadiran Desra waktu itu mengulas kemitraan Indonesia dalam proses perdamaian. Menlu RI Retno Marsudi berjumpa dengan Baradar di Doha, Qatar pada Mei kemarin.

Ditengah-tengah usaha untuk percepat proses perdamaian yang baru lahir, perang yang berkecamuk terus merenggut nyawa semakin banyak di negara yang dirundung perang dengan beberapa pihak yang benseteru nampaknya berupaya untuk menang.

Baca juga : Pria Palestina Berumur 23 Tahun Tewas Akibat Tembakan Israel di Gaza

Awalnya Delegasi Taliban serta Afganistan sudah menyepakati “loyalitas untuk kurangi kekerasan”. Konsultasi damai Afganistan-Kabul di ibu kota Qatar itu diprakarsai oleh Jerman jadi faksi penengah.

Faksi Taliban sepakat untuk hentikan serangan pada pusat keagamaan, sekolah, rumah sakit, pusat pendidikan, pasar, bendungan air serta tempat kerja. Konsultasi di Doha selesai dengan ajakan serta janji bersama dengan untuk kurangi kekerasan di Afganistan.

Hide Original Sentences
Doha – Delegasi Taliban berangkat ke Jakarta untuk mengikuti pertemuan ulama internasional. Taliban juga akan membahas perdamaian dengan Afghanistan.

Delegasi yang beranggotakan 8 orang itu dipimpin wakil komandan Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar. Mereka terbang dari Qatar pada Jumat (26/7).

“Selama perjalanan ini, pembicaraan akan berkisar pada hubungan politik yang baik antara kedua negara, perdamaian dan pentingnya kerja sama masa depan dengan Afghanistan,” kata juru bicara Taliban Zabihulllah Mujahed seperti dilansir Anadolu Agency, Minggu (28/7/2019).

Jakarta direncanakan menjadi tuan rumah konferensi Ulama dan para cendekiawan Muslim dari Afghanistan, Pakistan, dan Indonesia. Dirjen Kementerian Luar Negeri RI untuk untuk Asia, Pasifik, dan Afrika, Desra Percaya, telah mengunjungi Kabul, Afghanistan pada awal Juli 2019.

Dewan Keamanan Nasional Afghanistan mengatakan kedatangan Desra saat itu membahas kemitraan Indonesia dalam proses perdamaian. Menlu RI Retno Marsudi juga bertemu dengan Baradar di Doha, Qatar pada Mei lalu.

Di tengah upaya untuk mempercepat proses perdamaian yang baru lahir, perang yang berkecamuk terus merenggut nyawa lebih banyak di negara yang dilanda perang dengan pihak-pihak yang bertikai tampaknya berusaha untuk menang.

Sebelumnya Delegasi Taliban dan Afganistan telah menyetujui “komitmen untuk mengurangi kekerasan”. Konsultasi damai Afganistan-Kabul di ibu kota Qatar itu diprakarsai oleh Jerman sebagai pihak penengah.

Pihak Taliban setuju untuk menghentikan serangan terhadap pusat keagamaan, sekolah, rumah sakit, pusat pendidikan, pasar, bendungan air dan tempat kerja. Konsultasi di Doha berakhir dengan seruan dan janji bersama untuk mengurangi kekerasan di Afganistan.
The Article Spinner Indonesia – English | Seo Tools Online

Leave a Reply