NasDem dan PDIP Dorong Paripurna Wagub DKI Disegerakan

index

NasDem dan PDIP Dorong Paripurna Wagub DKI Disegerakan

index

for-salecheapest-pricelasix.org – Wakil Ketua DPR DKI Jakarta M Taufik menyebutkan ada keterlambatan paripurna penentuan wagub (wakil gubernur). Fraksi NasDem serta PDIP DPRD DKI Jakarta menggerakkan supaya proses rapat paripurna wagub bisa disegerakan.

“Kami ingin supaya pilwagub bisa dikerjakan secepat mungkin,” kata Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus waktu diminta konfirmasi, Rabu (17/8/2019) malam.

Bestari menjelaskan keterlambatan rapat pimpinan kombinasi untuk mengulas peraturan pemiliham wakil gubernur dikarenakan minimnya pengaturan di antara Sekretaris Dewan dengan pimpinan DPRD DKI Jakarta. Bestari menjelaskan proses di pansus sendiri sekarang ini telah usai.

Baca juga : Update Gempa Bali: 9 Orang Luka Ringan, 1 Luka Berat

“Itu ranah pekerjaan Sekwan untuk menjadwalkan Rapimgab. Pansus telah usai,” tutur Bestari.

Seirama dengan Bestari, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menggerakkan proses paripurna wakil gubernur bisa disegerakan. Faksinya optimistis paripurna dapat diadakan pada bulan ini.

“Prinsipnya yang kita kehendaki bagaimana ada pemercepatan dengan penentuan wakil gubernur ini. Hingga penentuan wakil gubernur dapat dituntaskan di periode ini. Itu yang kita harap,” jelas Gembong.

Awalnya, Taufik menjelaskan agenda Rapat Pimpinan Kombinasi (Rapimgab) penentuan Wakil gubernur DKI Jakarta belum jelas sampai sekarang. Taufik menyebutkan paripurna penentuan wakil gubernur dapat mundur.

“Itu Sekwan (Sekretaris Dewan) yang ngatur jadwalnya, pengaturan antar-rapat. Peluang (penentuan) dapat mundur,” sebut M Taufik saat dihubungi, Rabu (17/7).

Paripurna penentuan Wakil Gubernur DKI Jakarta sudah direncanakan oleh Pansus pada 22 Juli 2019. Selain itu, kepengurusan anggota Dewan 2014/2019 selesai pada Agustus 2019.

M Taufik tidak jadi masalah bila penentuan dikerjakan oleh kepengurusan Dewan 2019-2024. Kepengurusan seterusnya dapat memakai draf peraturan (tatib) yang sekarang ini sudah usai diulas.

“Dewan yang pilih bukan orang. Jika kelak Dewan baru, tinggal teruskan tatib yang saat ini,” sebut Taufik.

Leave a Reply