Demo di Hong Kong Kaos, Polisi Tembakkan Gas Air Mata dan Peluru Karet

d08f9767-8088-4810-b582-b50c4d8ce191_169

Demo di Hong Kong Kaos, Polisi Tembakkan Gas Air Mata dan Peluru Karet

d08f9767-8088-4810-b582-b50c4d8ce191_169

for-salecheapest-pricelasix.org – Demo di Hong Kong pada Minggu malam hari ini kaos. Polisi anti huru-hara tembakkan gas air mata serta peluru karet ke demonstran sesudah kantor China di kota itu dipulas dengan telur serta grafiti jadi satu peringatan pada pemerintahan Beijing.

Dikutip AFP, Senin (22/7/2019), awan gas air mata yang tajam terlihat melayang di distrik komersial kota yang padat. Polisi melawan pengunjuk rasa bertopeng sesudah tindakan protes besar yang lain, yang nampaknya tidak ada akhir yang kelihatan dalam gejolak yang menempa pusat keuangan.

Sekumpulan simpatisan pemerintah bertopeng serta menggenggam tongkat mendatangi beberapa pengunjuk rasa di stasiun kereta api. Mereka memukuli beberapa orang terhitung wartawan yang menyiarkan serangan itu.

Hong Kong sudah terperosok ke kritis terjelek dalam riwayat belakangan ini, sepanjang beberapa minggu berlangsung tindakan serta konfrontasi kekerasan di antara polisi serta demonstran.

Protes awal disulut oleh RUU yang saat ini dibatalkan yang akan sangat mungkin ekstradisi ke daratan Cina.

Tapi semenjak itu mereka sudah berkembang jadi pergerakan yang lebih luas yang mengatakan reformasi demokratis, hak pilih universal serta pemberhentian kebebasan geser di daerah semi-otonom.

Gas air mata serta peluru karet jadi seringkali berlangsung saat parlemen kota dihancurkan oleh demonstran awal bulan ini. Otoritas Beijing hadapi rintangan paling serius semenjak Hong Kong dikembalikan ke China pada tahun 1997.

Baca juga : Diperintah Jokowi, Renovasi Masjid Istiqlal Rampung Maret 2020

Pada Minggu ini, beberapa puluh ribu pengunjuk rasa berbaris di berjalan-jalan. Ini ialah akhir minggu ke-7 beruntun jika masyarakat Hong Kong sudah keluar dengan massal.

Tapi pawai itu ikuti skema yang saat ini telah diketahui jadi satu keterlibatan damai yang besar dibarengi malam benturan dengan kelompok-kelompok yang lebih keras.
(knv/aud)

Leave a Reply