Kronologi Pria yang Terjun Bebas dari Gedung Transmart

Kronologi Pria yang Terjun Bebas dari Gedung Transmart

Kronologi Pria yang Terjun Bebas dari Gedung Transmart

Kronologi Pria yang Terjun Bebas dari Gedung Transmart

for-salecheapest-pricelasix.org, Seseorang mahasiswa bernama Tyas Sancana Ramadhan nekat lakukan tindakan bunuh diri dengan lompat dari gedung Transmart Way Halim, Lampung di hari Jumat, (22/02/2019). Tindakan bunuh dianya itu dikerjakan seputar jam 16.00 WIB.

Dikutip dari situs Tribunnews.com, pria berumur 21 tahun ini lakukan eksperimen bunuh diri dari atas gedung setinggi 40 mtr..

Tindakan nekatnya ini sempat juga disaksikan oleh beberapa orang serta terekam camera. Sesudah itu korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Imanuel.

1.Urutan peristiwa

Pria yang didapati seseorang mahasiswa jurusan Geofisika universitas Institut Tehnologi Sumatera (Itera) semester enam ini pergi ke Transmart memakai sepeda motor Suzuki Satria FU 150 warna hitam merah bernopol BE 4729 VP.

Bacalah juga : M Rizki Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Kekasih Ibunya

Salah satunya saksi bernama Fauziah (40), masyarakat Tanjung Suka, Bandar Lampung mengakui jika dianya sudah sempat lihat korban ada diatas gedung. Dia pun mengatakan jika korban kelihatannya sudah sempat dirayu tidak untuk terjun dari atas gedung.

www.tribunnews.com

“Ya saya ke sini pas dia sudah di atas. Tapi kayaknya nggak mau (disuruh turun). Kemudian dia lompat,” ucapnya.

Berdasarkan penjelasan Kapolsek Sukarame, Kompol Mulyadi, korban bunuh diri ini didapati telah ada diatas gedung Transmart Lampung seputar jam 15.30 WIB serta terjun dari gedung setinggi 40 mtr..

“Jadi korban lompat dari atas gedung setinggi 40 meter,” tutur Kapolsek.

2.Jati diri korban bunuh diri

harianmomentum.com

Korban didapati masyarakat Jalan Raden Saleh, Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.

Pria bernama Tyas Sancana Ramadhan ini didapati masih tetap seseorang mahasiswa aktif semester 6 di Institut Tehnologi Sumatera serta ambil jurusan Geofisika.

Menurut pernyataan salah satunya rekan korban, Hisni Ashri, Tyas ialah figur pendiam serta sudah sempat kenal sebab seangkatan.

“Sosoknya pendiam sih, nggak terlalu mencolok. Dulu pas semester satu dan dua masuknya (kuliah) jarang-jarang,” ceritanya.

Waktu diminta info, temannya juga tidak tahu apa-apa. Dia mengakui korban belum pernah menceritakan mengenai permasalahan berat yang ia alami.

“Dia gak pernah cerita apa-apa. Tahu-tahu ada kejadian ini. Saya kaget juga,” tambah teman korban.

3.Korban lolos dari pengawasan petugas

lampungpro.com

Sampai selama ini polisi pun masih tetap menyelidik motif bunuh diri yang menyertakan aktor tunggal yang tidak lainnya ialah seseorang pria yang masih tetap berumur 21 tahun.

Vice President Corporate Communications Transmart Carrefour, Satria Hamid pun masih tetap mencari tahu bagaimana Tyas dapat sampai atap gedung. Pasalnya tempat itu cuma dapat dibuka oleh orang dalam saja.

“Kita pun sedang menyelidiki bagaimana korban ini, kan dia pelaku tunggal, bisa sampai di sana (rooftop). Saya pun sedang mencari keterangan di internal, apakah memang ada pengunjung yang dicurigai. Karena dia (korban) itu kan di area yang bukan (untuk) umum, tapi bisa diakses,” kata Satria.

Dia pun memberikan tiap-tiap ruang di gedung Transmart Lampung ada dalam pengawasan petugas. Polisi juga masih tetap berupaya menyelidik masalah bunuh diri ini serta mencari tahu motif di balik tindakan ini.

4.Pernyataan saksi yang sudah sempat ingin tangkap korban

Dari pernyataan saksi mata Zaenal (50), masyarakat Kecamatan Tanjung Suka, Bandar Lampung, sempat juga menghambat korban melonjak.

“Saya kebetulan sedang lewat di Jalan Arif Rahman Hakim. Lihat ada orang di atas atap gedung Transmart. Saya langsung berhenti dan parkir di depan Transmart,” ujar Zaenal.

Lihat Tyas diatas gedung, Zaenal berulang-kali melarang korban untuk melonjak. Bahkan juga dia pun lari turun ke halaman serta merencanakan untuk menangkapnya.

“Saya turun dan lari ke halaman Transmart, mau nangkap. Posisinya dia sudah berdiri dan kakinya sudah setengah dinding,” imbuhnya.

Akan tetapi sayang, belumlah ada lima menit, korban didapati langsung terjun bebas dari gedung setinggi 40 mtr. itu.

“Niat mau nangkap nggak jadi. Malah saya yang jadi korban. Saya langsung berbalik. Dia (korban) melompat di posisi belakang. Jadi pas jatuh bunyi bruak. Punggung dulu yang jatuh,” kata Zaenal.

Memang masalah bunuh diri yang menyertakan seseorang mahasiswa bernama Tyas Sancana Ramadhan ini masih tetap jadi misteri. Karena serta motifnya juga masih tetap didalami kepolisian. Mudah-mudahan petugas dapat dengan selekasnya mengakhiri masalah itu serta keluarga pun dikasih ketabahan.

Leave a Reply