Ditemukan Dinosaurus Sebesar Bus dengan Tulang Ekor Berbentuk Hati

Ditemukan Dinosaurus Sebesar Bus dengan Tulang Ekor Berbentuk Hati

Ditemukan Dinosaurus Sebesar Bus dengan Tulang Ekor Berbentuk Hati

Ditemukan Dinosaurus Sebesar Bus dengan Tulang Ekor Berbentuk Hati

for-salecheapest-pricelasix.org, Penggalian untuk mencari fosil dinosaurus selalu dikerjakan oleh beberapa arkeolog, rekan-rekan. Akhirnya, banyak dinosaurus type baru yang diketemukan di beberapa tempat.

Nah, baru saja ini beberapa arkeolog temukan dinosaurus memiliki ukuran sebesar bus di tebing yang terjal di Tanzania.

Dinosaurus ini dinamakan Mnyamawamtuka moyowamkia oleh beberapa arkeolog yang menemukannya. Wah, nyatanya panjang pun, ya, namanya?

Nama dinosaurus ini dibaca lewat cara “mm-nya-ma-wah-mm-tu-ka mm-oh-yo-mm-key-ah”. Bagaimana, ada yang kesusahan mengatakan nama dinosaurus ini? Hihihiā€¦..

Tidak hanya namanya yang panjang, arkeolog pun temukan perihal yang unik dari tulang ekor dinosaurus ini, rekan-rekan.

Tulang Ekor yang Unik

Saat lima tahun, arkeolog lakukan penggalian di tebing yang terjal di Tanzania untuk lengkapi tulang, gigi, serta sisi yang lain dari dinosaurus ini.

Sesudah sukses menghimpun semua sisi M. moyowamkia, didapati jika dinosaurus ini memiliki ukuran yang besar, lo, yakni sebesar sebuah bus.

Bacalah juga : Sering Dianggap Tanaman Liar, Ini Dia 15 Manfaat Putri Malu untuk Kesehatan yang Tak Banyak Diketahui

Nah, yang uniknya, dinosaurus ini mempunyai salah satunya tulang ekor yang memiliki bentuk serupa dengan bentuk hati, nih, rekan-rekan.

Hewan vertebrata atau bertulang belakang memiliki dua benjolan yang menonjol di sudut-sudut sisi atas.

Sedang dibagian bawahnya turun ke satu titik yang mengakibatkan tulang barusan memiliki garis yang membuat tampak seperti bentuk hati.

Sebab memiliki bentuk yang unik berikut, beberapa periset yang mempelajari M. moyowamkia menyebutkan tulang ekor dinosaurus ini begitu lucu.

Telah Digali Semenjak Lama

Beberapa fosil M. moyowamkia pertama-tama diketemukan pada tahun 2004 saat arkeolog menelusuri basic Sungai Mtuka di Tanzania untuk menggali fosil.

Waktu lakukan penggalian, arkeolog cuma tahu dikit mengenai periode Cretaceous sektiar 145 juta sampai 65 juta tahun waktu lalu di Afrika Selatan.

Sesudah lakukan penggalian, periset lihat ada banyak fosil yang tertimbun disamping tebing seputar 7 mtr. diatas basic sungai.

Pada tahun 2008, penggalian baru kembali dikerjakan dengan memakai alat berat yang dipakai oleh sebagian orang untuk lakukan penambangan di tempat itu.

Dengan memakai alat berat, beberapa arkeologpun sukses menggali tulang sangat berat serta dalam yang tekubur disana.

Dinosaurus yang Masih tetap Dalam Waktu Perkembangan

Dalam bahasa Swahili atau bahasa ditempat, nama M. moyowamkia bermakna “binatang buas Mtuka” serta “ekor berupa hati”.

O iya, M. moyowamkia ialah dinosaurus yang termasuk juga dalam kelompok hewan buas, rekan-rekan.

Walau termasuk juga menjadi biantang buas, tetapi fosil yang diketemukan di Tanzania ini disebutkan oleh periset menjadi dinosaurus yang masih tetap bertumbuh atau dalam waktu perkembangan.

Perihal ini tampak dari tulang belakang atau tulang punggung yang belumlah seutuhnya menyatu seperti tulang dewasa. Nah, tulang ini tunjukkan jika dinosaurus itu masih tetap berumur cukuplah muda, peluang masih tetap remaja.

Tidak Ada Sinyal Gigitan Hewan Lainnya

Periset sampai saat ini masih tetap mencari tahu apakah yang mengakibatkan dinosaurus remaja ini mati, tetapi kelihatannya bukan sebab dimangsa oleh dinosaurus lainnya.

Rangkuman ini didapat dari tidak terdapatnya sisa gigitan hewan lainnya di tulang M. moyowamkia.

Periset pun memprediksi dinosaurus itu selekasnya terkubur sesudah mati, yang mengakibatkan tulang-tulangnya terawetkan dengan baik.

M. moyowamkia remaja mungkin mempunyai berat sektiar 1,6 ton dengan tinggi seputar 1,5 mtr. serta panjang dari kepala ke ekor ialah 7.6 mtr..

Tidak hanya pelajari pemicu kematian dinosaurus itu, periset pun masih tetap pelajari tanaman apa yang ada dalam tempat dinosaurus ini diketemukan.

Leave a Reply