Bercandaan Tarik Kursi Pelajar SMA ini Berujung Fatal!

Bercandaan Tarik Kursi Pelajar SMA ini Berujung Fatal!

Bercandaan Tarik Kursi Pelajar SMA ini Berujung Fatal!

Bercandaan Tarik Kursi Pelajar SMA ini Berujung Fatal!

for-salecheapest-pricelasix.org, Bercanda dengan rekan memang satu perihal yang wajar untuk mencairkan situasi serta membuat jalinan makin akrab. Entahlah itu candaan receh, candaan sama-sama menghina, atau bahkan juga jika kalian telah betul-betul akrab, dapat sama-sama toyor-toyoran tanpa yang terasa tersinggung. Akan tetapi, bercanda juga ada batas serta ketentuannya. Tidak semuanya dapat kamu kerjakan atas nama bercanda. Diantaranya ialah candaan menarik kursi yang akan diduduki.

Candaan ini sudah ada dari dahulu serta rasa-rasanya lucu saja lihat rekan yang terjatuh di lantai dengan terduduk. Serupa seperti melihat adegan lawak Srimulat. Walau sebenarnya, sebetulnya ada bahaya besar mengintai dari candaan tarik kursi ini. Diantaranya dihadapi oleh seseorang siswi di bawah ini. Berdasar pada pembicaraan sang bapak yang bernama Ibnu Yahya, putrinya punya potensi lumpuh sebab candaan tarik kursi.

Bacalah juga : Kronologi Pria yang Terjun Bebas dari Gedung Transmart

Cerita menyedihkan ini berawal salah seseorang rekan anaknya bercanda dengan menarik bangku yang akan diduduki oleh putrinya. Anaknya juga jatuh serta rekan-rekan lainnya ketawa. Tetapi, tawa itu menjadi kepanikan sebab siswi itu tidak sadarkan diri. Ia dibawa ke UKS, lantas diteruskan ke puskesmas dan dibawa ke rumah sakit. Rupanya, putrinya alami cedera tulang ekor kronis sebab peristiwa itu.

www.facebook.com

Ibnu yang datang dari Brebes ini hanya dapat terdiam demikian dengarkan keterangan dokter spesialis saraf yang menjelaskan jika cedera tulang ekor yang dihadapi putrinya dapat berefek serius. Dari mulai kelumpuhan sampai yang sangat kronis ialah kematian. Pikirkan, suatu yang diawali dari bercandaan orang dapat selesai dengan hilangnya nyawa seorang dengan percuma. Sejauh ini, anaknya masih tetap melakukan rawat jalan serta belumlah dapat bersekolah.

Hati Ibnu demikian hancur lihat putri yang sudah ia besarkan sepenuh hati, sekarang untuk duduk saja kesusahan. Selain itu, pihak sekolah janji akan menangani masalah ini. Keluarga dari murid yang menarik bangku juga hadir dengan pribadi serta mohon maaf. Ibnu pun tidak memperkarakan permasalahan ini. Ia cuma mengunggahnya di Facebook untuk memberi info pada netizen serta mengharap masalah ini akan tidak terulang kembali serta mengonsumsi korban lainnya.

www.facebook.com

Ngeri sekali kan efeknya? Jadi, lebih baik dari mulai saat ini kamu tak akan lakukan bercandaan tarik kursi ini. Untuk beberapa menit kamu mungkin dapat ketawa, tetapi untuk selama-lamanya kamu akan dihantui perasaan bersalah sebab telah membuat anak orang lumpuh atau wafat. Selekasnya tegur bila ada temanmu yang akan lakukan candaan semacam ini serta mudah-mudahan kita pun tidak dikerjai semacam ini oleh rekan.

Leave a Reply