Rumah di Ujungberung Ini Dikepung Rumah Tetangga, Tak Punya Akses Jalan, Pemilik Rumah Pun Bingung

Rumah di Ujungberung Ini Dikepung Rumah Tetangga, Tak Punya Akses Jalan, Pemilik Rumah Pun Bingung

Rumah di Ujungberung Ini Dikepung Rumah Tetangga, Tak Punya Akses Jalan, Pemilik Rumah Pun Bingung

Rumah di Ujungberung Ini Dikepung Rumah Tetangga, Tak Punya Akses Jalan, Pemilik Rumah Pun Bingung

for-salecheapest-pricelasix.org, Rumah punya Purwanto di Kampung Sukagalih, Desa Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, telah tidak terurus serta tidak ditempati semenjak 2016.

Itu terhitung semenjak akses jalan keluar masuk ke rumah itu ditutup oleh bangunan rumah tetangganya dari kiri, kanan, depan, serta belakang.

Awal mulanya rumah itu oleh pemiliknya sudah sempat di jual di account facebook, Eko Purnomo. Nama paling akhir ini ialah adalah anak pemilik rumah.

Waktu didapati Tribun Jawa barat, Eko Purnomo mengakui awal mulanya ia sudah sempat tinggal bersama dengan istrinya didalam rumah itu pada 2008 saat masih tetap ada akses jalan. Akan tetapi pada 2016 ada masyarakat yang beli tanah pas di muka serta samping tempat tinggalnya.

Bacalah juga : Bangunan Bekas Bioskop Simpan Ratusan Koin Emas

“Di tahun yang sama, di samping rumah saya ada juga yang beli, serta ke-2 pemilik rumah itu bersamaan bangun tempat tinggalnya,” tutur Eko Purnomo (37) waktu didapati didalam rumah kontrakannya di Kampung Ciporea, Kelurahaan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Senin (10/9/2018).

Eko mengakui sudah sempat bernegosiasi dengan pemilik tanah yang di muka tempat tinggalnya untuk beli beberapa tanahnya seharga Rp 10 juta, akan tetapi pemilik tanah itu tidak ingin memberi.

Pada 2017, Eko memperjuangkan tanah serta tempat tinggalnya itu ke Tubuh Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandung, pihak BPN menanggapi serta keluarkan Surat Berita Acara Pengukuran, serta akhirnya rumah Eko mesti dikasih akses jalan.

Eko juga sampai hingga sekarang ini masih tetap memperjuangkan yang tempat tinggalnya terkepung oleh tetangganya itu tetapi di lain sisi banyak masyarakat yang tidak ingin beli tempat tinggalnya.

Ia mengharap pada pemerintah untuk selekasnya merampungkan masalah tanah ini.

Leave a Reply