Bocah Usia 13 Tahun Tega Bunuh 2 Adik Kandung yang Masih Balita, Alasannya Tak Masuk Akal

Bocah Usia 13 Tahun Tega Bunuh 2 Adik Kandung yang Masih Balita, Alasannya Tak Masuk Akal

Bocah Usia 13 Tahun Tega Bunuh 2 Adik Kandung yang Masih Balita, Alasannya Tak Masuk Akal

Bocah Usia 13 Tahun Tega Bunuh 2 Adik Kandung yang Masih Balita, Alasannya Tak Masuk Akal

for-salecheapest-pricelasix.org, Seseorang remaja berumur 14 tahun asal Indiana ditahan di pusat penahanan remaja sesudah mengakui sudah membunuh saudara kandungnya satu tahun waktu lalu.

Dikutip dari Foxnews, menurut pengakuan tercatat, remaja itu menyampaikan pada penyelidik.

“Dia mempunyai pembicaraan dengan Tuhan mengenai mereka, tapi dia tidak dapat membicarakannya karena dia sudah janji pada Tuhan dia akan tidak memberi tahu siapa juga,” katanya.

Remaja itu juga menceritakan jika dianya selamatkan ke-2 adiknya, Desiree serta Nathaniel dari neraka serta rantai api.

Dia lalu memberikan jika dia tidak mau jika adik-adiknya mesti hidup di neraka.

Karena sebelum mencekik adiknya, remaja itu menyampaikan sudah lakukan usaha penyelamatan adik-adiknya dari rantai api neraka.

Seseorang psikiater coba mengecek adakah masalah psikologis karena pengalaman jelek yang sempat remaja itu alami atau karena peluang lainnya.

Bacalah juga : Lebih Dari 220 Anggota Dewan Terjerat Korupsi Sepanjang KPK Berdiri

Remaja ini membunuh adiknya satu tahun waktu lalu, waktu usianya baru 13 tahun.

Adik perempuannya Desiree McCartney yang baru berumur 23 bulan wafat karena masalah napas sesudah dirawat didalam rumah sakit saat 5 hari.

Nyatanya Desiree terserang masalah napas karena usaha pembunuhan yang dikerjakan kakaknya.

Kakak Desiree memakai handuk untuk mencekik adik perempuannya pada 1 Mei 2017 kemarin.

Beberapa waktu lalu, adik laki-lakinya Nathaniel Ritz yang baru berumur 11 bulan juga dibunuh dengan dibekap selimut.

Selekasnya sesudah kematian bayi lelaki, remaja ini mengakui membunuh adik-adiknya.

Sang ibu, McCartney masih membela remaja itu, “Dia bukan monster seperti yang disebutkan beberapa orang”.

Akan tetapi kenyataannya sang kakak kandung ialah orang yang membunuh adik-adiknya walau motifnya tidak dapat diterima akal.

Sesudah sidang pengadilan, hakim baru dapat akan memutus apa remaja itu akan diadili menjadi orang dewasa seperti tuntutan jaksa ataukah tidak.

Leave a Reply