Video Eksperimen Sosial Penculikan Anak Diedit, Jadi Viral hingga Berujung Pembunuhan

Video Eksperimen Sosial Penculikan Anak Diedit, Jadi Viral hingga Berujung Pembunuhan

Video Eksperimen Sosial Penculikan Anak Diedit, Jadi Viral hingga Berujung Pembunuhan

Video Eksperimen Sosial Penculikan Anak Diedit, Jadi Viral hingga Berujung Pembunuhan

for-salecheapest-pricelasix.org, Uji coba sosial perihal penculikan anak-anak di Pakistan sudah mencapai puncak dalam suatu video bencana. Sabtu (30/06/2018), dalam video itu tampak dua pria mengendarai sepeda motor mendekati anak-anak di jalanan.

Satu diantara dua pria ini lalu ambil seseorang anak serta pergi.

Diakhir video ini, ke-2 pria ini kembali pada tempat dimana anak-anak berkumpul serta kembalikan anak yang mereka culik.

Mereka lalu membentangkan spanduk diisi pesan, ” Cuma perlu sebagian waktu untuk menculik seseorang anak dari jalanan Karachi (Pakistan, Red). ”

Tetapi, akhir video sudah diedit oleh beberapa orang yg tidak bertanggungjawab yang mengakibatkan kepanikan.

Video yang diedit saat ini viral di India serta menebar lewat pesan WhatsApp.

Bacalah juga : Ini Laurent Simons, Bocah Jenius yang Lulus SMA di Usia 8 Tahun

Bukan sekedar mengeditnya, ada pula pesan perihal kehadiran beberapa 200 penculik di Bangalore.

Berita palsu ini lalu menyebar luas, mengakibatkan kepanikan serta kebingungan. Pesan ini menyampaikan, ” Beberapa penculik menyampaikan berlibur musim panas yaitu waktu paling baik, minta jagalah serta jagalah anak-anak Anda. ”

Berita regional bahkan juga berperan lewat laporan yang mengklaim seputar lima ribu penculik sudah masuk India Selatan. Komune yang ketakutan lalu melakukan tindakan siaga serta menyerang orang asing yang dicurigai.

Ini dihadapi oleh Kaalu Ram yang hadir untuk mencari pekerjaan.

Dia disangka jadi penculik, maka dia disiksa hingga mati. Masyarakat setempat memukul serta menyeretnya.

Korban wafat waktu dalam perjalanan ke tempat tinggal sakit. Belumlah di ketahui dengan cara tentu, tersangka dalam masalah penganiayaan.

Sekarang ini, pihak berwenang di Bangalore tetap berusaha untuk menghilangkan desas-desus perihal timbulnya penculik lewat peringatan di sosial media.

Leave a Reply