Dituduh Sebabkan Suhu Dingin, Apa Sebenarnya Aphelion?

Dituduh Sebabkan Suhu Dingin, Apa Sebenarnya Aphelion?

Dituduh Sebabkan Suhu Dingin, Apa Sebenarnya Aphelion?

Dituduh Sebabkan Suhu Dingin, Apa Sebenarnya Aphelion?

for-salecheapest-pricelasix.org, Sekian hari lalu di banyak wilayah Indonesia alami suhu yang lebih dingin.

Pesan tayangan menyebutkan ini fenomena aphelion. Berita itu lalu dibantah oleh Instansi Penerbangan Nasional (LAPAN) serta Tubuh Meteorologi, Klimatologi serta Geofisika (BMKG).

Namun ini lalu menyebabkan pertanyaan, apa sebetulnya titik aphelionnya?

Titik Terlebar

Dihubungi Kompas. com, Jumat (6/7/2018), Marufin Sudibyo, astronom amatir, menuturkan jika aphelion atau aphelium yaitu titik paling jauh (apoapsis) dari Bumi ke Matahari (helion).

” Padukan apoapsis dengan helion, lalu aphelion, serta aphelion yaitu konsekuensi segera dari bentuk orbital elips Bumi, ” kata Marufin.

” Berbentuk elips ini ada dua titik sentral (konsentrasi) serta satu diantaranya dihuni oleh Matahari kita, ” lanjutnya.

Marufin juga menuturkan, ada konsekuensi dari bentuk orbital bumi.

Bacalah juga : Susu Kental Manis Tak Mengandung Susu dan Dilarang Diminum Sendiri, Begini Cara Konsumsi yang Aman

” Konsekuensi orbit elips yaitu jika ada titik paling dekat dengan Matahari (dimaksud perihelion) serta ada titik paling jauh, ya aphelion, ” tuturnya.

Setelah itu, Marufin menyatakan jika tiap-tiap th. Bumi bakal ada di titik paling jauh serta paling dekat dengan Matahari.

” Bumi tempati perihelion pada awal Januari, persisnya seputar 14 hari sesudah Matahari ada di titik solstice selatan, ” tuturnya.

” Di bagian lainnya, Bumi juga tempati aphelion tiap-tiap awal Juli, yakni seputar 14 hari sesudah Matahari ada di titik balik utara (Juni solstice), ” lanjut Marufin.

Jarak Bumi serta Matahari

Pendapat yang sama saja diungkapkan oleh Rukman Nugraha, peneliti muda BMKG.

” Benar jika hari ini, Jumat, 6 Juli 2018 jam 23 : 47 WIB, Bumi bakal ada di titik paling jauh dari Matahari, yang di kenal jadi titik aphelion, ” kata Rukman lewat suatu pesan singkat.

” Ketika itu, jarak Bumi-Matahari yaitu 152, 1 juta km, ” imbuhnya.

Menurut Rukman, tidak sama dengan aphelion, titik paling dekat Bumi serta Matahari (perihelion) sudah berlangsung pada 3 Januari 2018 jam 12 : 34 malam.

Menurutnya, pada saat itu) jarak Bumi-Matahari yaitu 147, 1 juta km.

Semuanya jarak itu diukur pusat Matahari ke pusat Bumi atau di kenal jadi pusat-ke-pusat.

” Pergantian tempat Bumi relatif pada Matahari yaitu lantaran bentuk orbit Bumi yang bukanlah lingkaran namun elips, dengan eksentrisitas 0, 0167, ” Rukman menuturkan.

” Jadi catatan, bila eksentrisitas orbit satu benda yaitu 0, jadi orbitnya yaitu lingkaran, ” imbuhnya.

Suhu dingin

Jadi info, suhu hawa di banyak wilayah Indonesia akhir-akhir ini alami penurunan mencolok. Berita menyebar, ini lantaran fenomena Aphelion.

Akan tetapi, penurunan suhu sekarang ini tak ada hubungan dengan fenomena aphelion. Hal semacam ini di konfirmasi oleh Kepala Tubuh Penerbangan serta Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin.

Dia menuturkan jika suhu hawa di pengaruhi oleh distribusi panas di bumi lantaran pergantian tahunan dalam tempat matahari.

” Angin dari musim dingin Australia bertiup ke Indonesia, tersebut penyebabnya kenapa sebagian kota di pulau Jawa alami hawa dingin, ” imbuhnya.

Hal seirama diungkapkan oleh Mulyono R. Prabowo, Deputi Meteorologi BMKG lewat info resmi yang di terima Kompas. com Jumat (6/7/2018).

Mulyono memberikan, bukan sekedar pulau Jawa saja yang alami penurunan suhu. Hal yang sama berlaku di Bali, NTB serta NTT.

Leave a Reply