Usai Setrum dan Siksa, Oknum Polisi Bebaskan Sopir Truk, Ternyata Salah Sasaran

Usai Setrum dan Siksa, Oknum Polisi Bebaskan Sopir Truk, Ternyata Salah Sasaran

Usai Setrum dan Siksa, Oknum Polisi Bebaskan Sopir Truk, Ternyata Salah Sasaran

Usai Setrum dan Siksa, Oknum Polisi Bebaskan Sopir Truk, Ternyata Salah Sasaran

for-salecheapest-pricelasix.org, Seseorang sopir truk disangka jadi korban oleh polisi di Barru, Parepare Sulawesi Selatan.

Masyarakat Muin Lamajakka, Kabupaten Suppa, Pinrang mengakui jadi korban salah di tangkap serta dianiaya.

Dia mengaku kalau dia tidak paham kenapa polisi menangkapnya.

Insiden diawali saat dia kehilangan hpnya waktu tertidur di truknya. Muin lalu coba menyebut nomornya serta itu dihidupkan. Dia memutar nomor itu sekali lagi serta seorang mengangkat telephone.

Orang di belakang telephone memohon Muin untuk pergi ke Mangkoso untuk memperoleh hpnya. Yang membawa hp Muin nyatanya seseorang polisi.

Bacalah juga : Perempuan Ini Mengaku Bisa Cium Aroma Orang Sebelum Meninggal

” Nyatanya HP itu dengan polisi, ” kata Muin yang mengakui tidak paham nama polisi itu.

Dia lalu dibawa ke Maprures Barru oleh petugas polisi serta disana dia dipukuli waktu disuruh untuk mengakui.

” Saya diberitahu untuk mengakui, namun saya tidak mengakui karna saya tidak paham apa yang perlu saya akui, ” tuturnya.

Diakuinya kaget sekian kali, dipukuli serta disiksa oleh polisi.

Matanya ditutup memakai selotip serta kain jadi tidak dapat lihat kondisi di sekelilingnya.

Sesudah disiksa, korban dibawa ke Mapolsek Mangkoso serta lalu dibebaskan karna tuduhannya tidak dapat dibuktikan.

Karena insiden itu, semua badannya keluar bintik-bintik hitam yang disangka keluar sesudah tersengat listrik.

Muin jadi korban salah tangkap masalah pencurian dirumah warga.

Sampai berita ini di turunkan, belumlah ada konfirmasi dari Polres Barru atas peristiwa ini.

Leave a Reply