Lahir Tanpa Tangan, Ibu dan Anak Ini “Menolak” Memakai Tangan Palsu! Siapa Sangka Alasannya “Menyentuh Hati”!

Lahir Tanpa Tangan, Ibu dan Anak Ini "Menolak" Memakai Tangan Palsu! Siapa Sangka Alasannya "Menyentuh Hati"!

Lahir Tanpa Tangan, Ibu dan Anak Ini “Menolak” Memakai Tangan Palsu! Siapa Sangka Alasannya “Menyentuh Hati”!

Lahir Tanpa Tangan, Ibu dan Anak Ini "Menolak" Memakai Tangan Palsu! Siapa Sangka Alasannya "Menyentuh Hati"!

for-salecheapest-pricelasix.org, Seluruhnya manusia terlahir prima, termasuk juga mereka yang cacat. Walau kerap dikira mempunyai kekurangan, walau sebenarnya tiap-tiap orang mempunyai potensi yang bisa di kembangkan dengan cara maksimal.

Umpamanya sepasang ibu serta anak cacat. Mulai sejak lahir, mereka tak mempunyai tangan, dari lengan atas ke telapak tangan. Pikirkan bila kita tak mempunyai tangan, nampaknya dunia bakal roboh. Namun untuk Linda serta putranya, Timmy, hidup mereka polos serta mengasyikkan.

Ibu serta anak yang datang dari Chicago lahir dengan sindrom yang dimaksud Holt-Oram, kelainan genetik langka yang mengakibatkan kelainan pada lengan atau dalam sebagian masalah ada pula penyimpangan manfaat hati. Namun dengan semua terbatasnya yang mereka punyai, mereka tak menyerah.

Bacalah juga : Bukan Mitos Belaka, Inilah Penjelasan Ilmiah Mengapa Makanan Panas Tidak Boleh Ditiup

Sebagai seseorang anak, Linda tahu bahwa dia tak dapat memakai tangannya untuk bergerak seperti orang umum, jadi dia mengambil keuntungan dari kakinya, serta dia tak perduli. Untunglah orangtua memperlakukannya sama dengan saudara yang lain.

Semua suatu hal dirumah yang dia kerjakan sendiri, termasuk juga memasak serta bersihkan tempat tinggal, mempersiapkan piring, bermain sepak bola, bermain gitar, mengetik di laptop. Walau memperoleh tangan palsu, namun dia menampiknya dengan argumen untuk terasa ‘bukan dirinya’.

Dia menikah pada th. 2014 serta memperoleh bayi lelaki. Uniknya, bayinya terlahir seperti dianya, tak mempunyai lengan serta tangan. Timmy, nama bayi mesti melakukan operasi jantung saat dia berumur 8 hari serta tinggal di ICU sepanjang 2 bln..

Walau kesusahan dalam memeluk, membawa, atau ganti popok anaknya, Linda tak pernah mengeluh. ” Ini susah, namun saya dapat mengerjakannya, ” tuturnya. Linda dapat membesarkan putranya dengan baik. Dia juga mengajarkan ketrampilan motorik pada Timmy seperti tutup ritsleting atau kancing dengan kaki, atau makan dengan kaki..

” Banyak yang lihat seorang dari keadaan fisiknya tak pernah memikirkan bagaimanakah mereka lakukan beberapa hal seperti orang lain, sepanjang kita mempunyai sikap positif, jadi kita akan mengalahkan tantangan, ” tuturnya.

” Anak saya serta saya terima seluruhnya kekurangan itu lantaran saya yakin bahwa tiap-tiap orang istimewa di mata Tuhan, ” lebih Linda.

Leave a Reply