Tunggu Waktu Sahur, 3 Penghuni Panti Asuhan Dianiaya Anak Pensiunan Polisi

Tunggu Waktu Sahur, 3 Penghuni Panti Asuhan Dianiaya Anak Pensiunan Polisi

Tunggu Waktu Sahur, 3 Penghuni Panti Asuhan Dianiaya Anak Pensiunan Polisi

Tunggu Waktu Sahur, 3 Penghuni Panti Asuhan Dianiaya Anak Pensiunan Polisi

for-salecheapest-pricelasix.org, AM dengan kata lain Roni (44), warga Singkil 1, Lingkungan 1, Kecamatan Singkil, Madao, Sulawesi Utara mempunyai hati untuk menyiksa tiga anak panti bimbingan Ar-rahma, Neighbourhood V, Distrik Tuminting, Manado.

Dilaporkan Minggu (27/5/2018), kekerasan yang dikerjakan oleh pensiunan polisi itu berlangsung pada Minggu (27/5/2018).

Satu dari tiga korban, Riski (17), Farhan (15), serta Alimin (20), sudah melapor ke Polisi Tuminting.

” Kami terperanjat, tanpa ada argumen yang pasti dia datang menendang pintu, serta lalu memukul saya. Saat saya bermain HP serta rekan-rekan beda yang menginginkan menanti makan, kami tidak mempunyai problem, ” kata seseorang korban.

Aktor dijelaskan dalam keadaan mabuk waktu masuk panti bimbingan.
Dia berteriak serta selekasnya mencabuli korban.

Bacalah juga : Ilmuwan Temukan Salah Satu Penyebab Kiamat Bumi, Apa Itu?

Waktu itu korban tengah menanti makan sekitaran jam 02. 00 WIB.

Aktor lalu mendadak menendang pintu serta memukul korban hingga rasa sakit di nyaris semua badan.

Mengakibatkan, Riski alami luka di hidungnya, Farhan luka serta memar di kaki kanannya, luka Alimin di pelipis mata kirinya.

Sekarang ini tersangka sudah di tangkap serta jadi tujuan artikel mengenai penganiayaan.

” Memanglah benar kalau tersangka sudah dijaga serta tersangka sudah dituntut berdasar pada Pasal 351 penganiayaan, ” kata Kepala Staf Kepolisian AKP Tuminting Muhammad Fadli pada Minggu (27/05/2018) malam.

” Tidak pandang bulu, tanpa ada melihat status tersangka, kami masih tetap mengolah, ” tuturnya.

Leave a Reply