Ilmuwan Temukan Salah Satu Penyebab Kiamat Bumi, Apa Itu?

Ilmuwan Temukan Salah Satu Penyebab Kiamat Bumi, Apa Itu?

Ilmuwan Temukan Salah Satu Penyebab Kiamat Bumi, Apa Itu?

Ilmuwan Temukan Salah Satu Penyebab Kiamat Bumi, Apa Itu?

for-salecheapest-pricelasix.org, Jakarta – Peluang penyebabnya paling akhir kiamat bumi tersingkap. Riset paling baru sudah temukan ledakan supernova yang mengakibatkan penipisan susunan atmosfer Bumi, yang bahkan juga bisa mengakibatkan kepunahan massal.

Astrophysicist dari Washburn University di Kansas Brian Thomas menyebutkan kalau ledakan memengaruhi kehidupan di bumi. ” Kami tertarik pada bagaimana bintang meledak memengaruhi kehidupan di Bumi serta nyatanya sebagian juta th. waktu lalu ada perubahan dalam beberapa hal yang hidup ketika itu, ” kata Thomas pada Majalah Astrobiology. Itu mungkin saja tersambung dengan supernova. ”

Beberapa ilmuwan sudah pelajari fenomena ini sepanjang juta-an th.. Serta sudah diketemukan jika bintang-bintang mati serta alami supernova dalam jarak yang cukup dekat dengan bumi, itu bisa menyebabkan penipisan ozon planet.

Bacalah juga : Nyaris Dikubur Hidup-hidup usai Dinyatakan Meninggal, Tiba-tiba Menangis saat Akan Dimakamkan

Dengan mencermati supernova yang berlangsung pada 2, 5 serta 8 juta th. lantas, pada jarak perkiraan sekitaran 50 parsec (lebih dari 160 th. sinar), Thomas bisa memastikan kalau mereka bisa memengaruhi kehidupan di bumi. Halaman Alert Pengetahuan menyebutkan kalau beberapa ilmuwan sudah temukan kalau dari pada mengakibatkan skenario pergerakan (apokaliptik) yang meluas.

Lalu aliran konstan partikel matahari dari supernova sepanjang beberapa ratus atau beberapa ribu th. pada akhirnya dapat kuras atmosfer bumi. ” Ada bukti fosil yang berlangsung sekitaran 2, 5 juta th. waktu lalu, namun perubahan di Afrika, yang sudah beralih dari banyak rimba jadi semakin banyak padang rumput, ” kata Thomas.

Thomas memberikan kalau, bukti tunjukkan kehidupan di Bumi di pengaruhi oleh supernova yang relatif dekat, namun radiasi yang bertambah dapat menelan saat beberapa ribu th. untuk berlangsung. ” Ini juga akan sangat mungkin semakin banyak radiasi kosmik merembes ke permukaan yang selanjutnya hasilkan rusaknya DNA enteng untuk beragam bentuk kehidupan, ” imbuhnya.

Leave a Reply