Bapak Tega Lempar Anaknya dari Atas Rumah Untuk Ancam Polisi, Alasannya Bikin Geram dan Tuai Kecaman

Bapak Tega Lempar Anaknya dari Atas Rumah Untuk Ancam Polisi, Alasannya Bikin Geram dan Tuai Kecaman

Bapak Tega Lempar Anaknya dari Atas Rumah Untuk Ancam Polisi, Alasannya Bikin Geram dan Tuai Kecaman

Bapak Tega Lempar Anaknya dari Atas Rumah Untuk Ancam Polisi, Alasannya Bikin Geram dan Tuai Kecaman

for-salecheapest-pricelasix.org, Waktu yang menegangkan berlangsung saat seseorang pria melempar bayi wanita dari atap tempat tinggalnya saat dikelilingi oleh polisi.

Untungnya polisi sukses menangkap bayi yang terlempar itu hingga dia lolos dari nasib jelek.

Insiden itu berlangsung di desa kumuh Joe Slovo di Kwadwesi, Afrika Selatan, Kamis (12/4/2018), saat seseorang pria dengan putus harapan naik ke atap tempat tinggalnya untuk menampik diusir.

Dia atap tempat tinggalnya, pria berumur 38 th. itu menggendong satu kaki putrinya yang berusia setahun, hingga bocah itu ada dalam tempat terbalik.

Bacalah juga : Inilah Orang yang Pertama Kali Menciptakan Console Video Game di Dunia, Mantap Pak!

Saat polisi yang bertugas berupaya membujuk bapak mendadak dia melempar bocah malang itu.

” Lewat cara itu dia menghindar petugas menggusur tempat tinggalnya, ” kata Polisi Afrika Selatan (SAPS) dalam satu account resmi Facebook.

SAPS memberikan kalau insiden itu berlangsung sekitaran jam 10 : 40 saat setempat serta memaksa polisi untuk coba menyelamatkan bocah itu.

” Pada jam 11 : 45, sesudah polisi mengepung gedung serta kirim personil untuk membujuk orang itu turun, mendadak dia melempar putranya, ” kata SAPS.

Untungnya, kantor polisi di sekitaran tempat tinggal pria yg tidak dijelaskan namanya itu cukup siaga untuk menangkap gadis itu.

Sesudah sukses menyelamatkan bocah itu, polisi kembalikan bocah itu pada ibunya, disaksikan oleh petugas dinas sosial.

SAPS menyebutkan, pria itu juga akan dituntut atas percobaan pembunuhan pada putrinya sendiri serta polisi juga akan lakukan penyelidikan atas insiden itu.

Leave a Reply